Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2018

STRATEGI MEMULAI KEWIRAUSAWAN

Strategi pengembangan kewirausahaan dilakukan melalui tiga strategi yaitu : 1. Meningkatkan kemampuan kewirausahaan Untuk meningkatkan kemampuan kewirausahaan dilakukan melalui langkah langkah: a.    mengembangkan kewirausahaan bagi para pengusaha dan calon pengusaha untuk meningkatkan kinerja perusahaan terutama melalui peningkatan etos kerja, kreativitas dan inovasi, produktivitas, kemampuan membuat keputusan dan mengambil risiko, serta kerjasama yang saling menguntungkan dan dengan menerapkan etika bisnis. b.   Meningkatkan kinerja perusahaan yang bermanfaat bagi masyarakat dan perekonomian nasional terutama melalui; penciptaan lapangan kerja baru, penciptaan barang dan jasa yang lebih bermutu dan atau lebih beragam, peningkatan daya saing perusahaan, baik di pasar dalam negeri ataupun di pasar Internasional. c.   Mengembangkan kewirausahaan masyarakat luas yang diharapkan akan mendorong peningkatan kegiatan dan kinerja usa...

KOMITMEN TINGGI

Komitmen Tinggi  adalah sikap yang tangguh memegang prinsip-prinsip kebenaran yang berlaku, tidak sekalipun mengingkari walaupun dengan dirinya sendiri serta berusaha menyesuaikan perkataan dan perbuatannya. Komitmen adalah sesuatu keteguhan untuk berjanji kepada diri sendiri yang akan memacu dan merangsang seseorang untuk terus berjuang dalam mencapai target yang dicita-citakan serta tidak akan berhenti sebelum target yang dicita-citakan tercapai. Seorang wirausaha yang mempunyai komitmen tinggi adalah orang yang menaati atau memenuhi janjinya untuk memajukan usaha bisnisnya saat pikirannya tidak lepas dari perusahaan. Faktor-faktor yang mendukung untuk berkomitmen tinggi bagi seorang wirausaha sebagai berikut: 1.        Konsisten, Tegas dan Fair. Seorang wirausaha yang memutuskan sesuatu pada hari ini, kemudian diubah lagi pada keesokan harinya maka wirausahawan itu tidak konsisten. Misalnya jika seseorang wirausaha yang memperlakukan bawahannya...

BERPIKIR KRITIS

Berpikir kritis ialah berpikir dengan konsep yang matang dan mempertanyakan segala sesuatu yang dianggap tidak tepat dengan cara yang baik. Tulisan ini bertujuan memberikan kajian tentang cara melatih berpikir kritis dalam  pembelajaran materi sejarah, tentunya untuk membantu siswa menjadi seorang yang mampu berpikir kritis. Pada prakteknya penerapan proses belajar mengajar kurang mendorong pada pencapaian kemampuan berpikir kritis. Dua faktor penyebab berpikir kritis tidak berkembang selama pendidikan adalah kurikulum yang umumnya dirancang dengan target materi yang luas sehingga guru lebih terfokus pada penyelesaian materi dan kurangnya pemahaman guru tentang metode pengajaran yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Menurut para ahli, melatih berpikir kritis dapat dilakukan dengan cara mempertanyakan apa yang dilihat dan didengar. Setelah itu, dilanjutkan dengan bertanya mengapa dan bagaimana tentang hal tersebut. Intinya, jangan langsung menerima mentah-ment...

ETIKA KERJA

mengapa etika kerja penting? Etika kerja membentuk karakter pekerja dalam menjalani tugas yang diberikan seperti bisa menyelesaikan tugas tepat waktu, bahkan akan bekerja dengan waktu yang lebih panjang agar hasilnya memuaskan dan memiliki kualitas bisa diandalkan. Mempunyai etika bekerja sebaik ini akan menghasilkan kepuasan tersendiri bagi si pekerja dan atasan. Mempertahankan etika kerja dengan baik akan melahirkan sebuah kemajuan dalam karir kamu. 1. Pahami aturan   tak   tertulis di tempat kerja Selain peraturan yang sudah baku, ada sejumlah aturan tak tertulis atau etika yang juga membantu interaksi sehari-hari di tempat kerja berjalan mulus. Meski tak tertulis, etika ini merupakan faktor yang berpengaruh pada prestasi kerja Anda. Bukankah kalau merasa nyaman dengan rekan-rekan kerja, merasa betah hingga menganggap kantor sebagai rumah kedua, tanpa disadari kita akan senantiasa terpacu untuk menunjukkan kinerja terbaik? Dengan memahami dan mengaplikasikan etika, kit...

Cara Mengatasi Inflasi

Gambar
Untuk mengatasi inflasi, pada intinya pemerintah dapat melakukan tiga hal, yaitu mengurangi jumlah uang yang beredar, memperbanyak jumlah barang dan jasa serta menetapkan harga maksimum (agar harga tidak terus naik). Secara lengkap, untuk mengatasi inflasi pemerintah dapat melakukan kebijakan-kebijakan sebagai berikut: Kebijakan Moneter yang Bersifat Mengurangi Jumlah Uang Beredar Untuk mengatasi inflasi, tentu digunakan kebijakan moneter yang bersifat mengurangi jumlah uang beredar, yang meliputi: 1) Kebijakan Pasar Terbuka, yaitu kebijakan Bank Sentral untuk mengurangi jumlah uang beredar dengan cara menjual SBI (Surat Bank Indonesia). Dengan menjual SBI, Bank Sentral akan menerima uang dari masyarakat. Dengan demikian, jumlah uang yang beredar dapat dikurangi. 2) Kebijakan Diskonto, yaitu kebijakan Bank Sentral untuk mengurangi jumlah uang yang beredar dengan cara menaikkan suku bunga. Dengan menaikkan suku bunga, diharapkan masyarakat akan menabung di bank lebih ...

Menaker Minta Koperasi Pekerja Dikelola secara Profesional

Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri minta serikat pekerja di Indonesia bisa membentuk badan usaha  koperasi  yang profesional dan inovatif. Hal ini agar kesejahteraan pekerja tidak hanya bergantung dari apa yang didapatkan dari perusahaan tempatnya bekerja. Hanif mengatakan, koperasi sebenarnya bisa menjadi badan yang efektif untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja di sebuah perusahaan. Sebab, dengan menjadi anggota, pekerja bisa mendapatkan penghasilan tambahan dari sisa hasil usaha (SHU), juga mendapatkan pinjaman modal jika ingin membuka usaha sampingan.Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri minta serikat pekerja di Indonesia bisa membentuk badan usaha  koperasi  yang profesional dan inovatif. Hal ini agar kesejahteraan pekerja tidak hanya bergantung dari apa yang didapatkan dari perusahaan tempatnya bekerja. Hanif mengatakan, koperasi sebenarnya bisa menjadi badan yang efektif untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja di sebuah perusahaan. Sebab, dengan...

40.013 Koperasi Tutup pada 3 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK

Pemerintah melalui  Kementerian Koperasi dan UKM  telah membubarkan 40.013 koperasi dalam kurun waktu tiga tahun ini. Langkah reformasi ini dilakukan untuk menyehatkan ribuan  koperasi  di Indonesia pada 2019. "Sebanyak 40.013 koperasi sudah dibubarkan tiga tahun ini," kata Menteri Koperasi dan UKM, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga saat Konferensi Pers 3 Tahun Pemerintah Jokowi-JK di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Selasa (17/10/2017). Dia menjelaskan, pemerintah membubarkan 40.013 koperasi karena alasan tidak aktif. Sebelumnya, jumlah koperasi yang tercatat dalam datanya ada sekitar 200 ribu koperasi. Pemerintah melalui  Kementerian Koperasi dan UKM  telah membubarkan 40.013 koperasi dalam kurun waktu tiga tahun ini. Langkah reformasi ini dilakukan untuk menyehatkan ribuan  koperasi  di Indonesia pada 2019. "Sebanyak 40.013 koperasi sudah dibubarkan tiga tahun ini," kata Menteri Koperasi dan UKM, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga s...

Masyarakat Diminta Waspadai 12 Koperasi Bermasalah Ini

Kementerian Koperasi dan UKM tengah mengawasi dan mewaspadai keberadaan 12 koperasi bermasalah. Koperasi-koperasi ini juga diduga melakukan praktik menyimpang sehingga perlu menjadi perhatian masyarakat agar tidak menjadi korban. "Saya meminta seluruh Kepala Dinas yang mengurus koperasi dan UKM untuk punya keberanian menerapkan sanksi bila ditemukan koperasi bermasalah di daerahnya, sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Termasuk membubarkan koperasi bila sudah tidak bisa lagi dibina. Jadi ke depan tidak akan ada lagi koperasi bermasalah," ujar dia dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (24/10/2017). Ke-12 koperasi bermasalah tersebut adalah Koperasi Cassava Agro (Bogor), KSP Pandawa Mandiri Grup (Kota Depok), KSP Wein Sukses (Kupang), KSPPS BMT CSI Syariah Sejahtera (Cirebon), KSPPS BMT CSI Madani Nusantara (Cirebon), Koperasi Pandawa/Koperasi Indonesia (Malang). Kemudian, Koperasi Bintang Abadi Sejahtera (Bogor), Koperasi Segitiga Bermuda (Gowa), Koperas...

PEMBANGUNAN KOPERASI

Pembangunan Koperasi di Negara Berkembang             Kendala yang dihadapi masyarakat dalamm engembangkan koperasi di Negara berkembang adalah sebagai berikut : a) Sering koperasi hanya dianggap sebagai organisasi swadaya yang otonom partisipatif dan demokratis dari rakyat kecil (kelasbawah) seperti petani, pengrajin, pedagang dan pekerja/buruh b) Disamping itu ada berbagai pendapat yang berbeda dan diskusi-diskusi yang controversial mengenai keberhasilan dan kegagalan serta dampak koperasi terhadapa proses pembangunan ekonomi social di negara-negaradunia ketiga (sedangberkembang) merupakan alas an yang mendesak untuk mengadakan perbaikan tatacara evaluasi atas organisasi-organisasi swadaya koperasi. c) Kriteria ( tolokukur) yang dipergunakan untuk mengevaluasi koperasi seperti perkembangan anggota, dan hasil penjualan koperasi kepada anggota, pangsa pasar penjualan koperasi, modal penyertaan para anggota, cadangan SHU, raba...